Pelatihan Ketrampilan Memasak Berbahan Dasar Jagung untuk Pemberdayaan Perempuan Salatiga

Salatiga – Dalam rangka melanjutkan Program Pemberdayaan Perempuan di Kota Salatiga, Pada hari Senin s/d Rabu, tanggal 7 s/d 9 Meil 2018, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak Kota Salatiga kembali menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Ketrampilan Memasak Berbahan dasar Jagung yang sebelumnya juga menyelenggarakan kegiatan serupa yaitu Pelatihan ketrampilan memasak dengan bahan dasar dari ubi pada tanggal 24 s/d 26 April 2018 yang lalu. Kegiatan yang di laksanakan di rumah dinas Walikota Salatiga tersebut diikuti oleh perwakilan perempuan dari keluarga kurang mampu sebanyak 100 orang.

Dengan mendatangkan narasumber yang sama dengan kegiatan sebelumnya yaitu Kristin Anggriani, Founder dari Brownies Ndeso Kris Kris. Kali ini menu yang dipilih tidak kalah unik untuk diolah yaitu Kroket, Crunchy cookies dan Bakpao berbahan dasar jagung yang bercitarasa tinggi.

Dalam acara pembukaan kegiatan pelatihan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak Kota Salatiga, Dra. Sri Satuti, MM.  kembali menegaskan tujuan kegiatan pelatihan memasak tersebut masyarakat perempuan dari kurang mampu di Kota Salatiga dapat lebih mandiri dalam meningkatkan taraf hidup keluarganya dan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan pendapatan keluarga dari ketrampilan yang di dapat dari kegiatan pelatihan tersebut.

Please follow and like us:

Pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA)

Hari/Tanggal      :           Senin dan Selasa, 7-8 Mei 2018

Pengajar             :           Derry Fahrizal Ulum (UNICEF) & Edi Hartono (KPK2BGA)

Peserta               :

80 orang dari instansi layanan kesehatan, Dinas Kesehatan, Puskesmas, Guru SD/SMP/sederajat, tenaga layanan Dinsos dan  Disdukcapil serta Forum Anak

Uraian                 :

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang KALITAMAN Gedung Setda Lantai 2 bertujuan untuk memberikan pemahaman konten dan  konteks Konvensi Hak Anak secara komprehensif dan sistematis serta memahami isu perlindungan anak berbasis KHA.

Please follow and like us: